Pelumas Berkualitas Saja Belum Cukup: Pentingnya Pengelolaan Pelumas dan Dukungan Purnajual

LUBE TIPS

Pelumas Berkualitas Saja Belum Cukup: Pentingnya Pengelolaan Pelumas dan Dukungan Purnajual

Dalam kegiatan industri, pertambangan, transportasi, maupun operasional alat berat, pelumas sering dianggap sebagai kebutuhan rutin: dibeli, disimpan, kemudian dituangkan ke dalam mesin. Padahal, pelumas memiliki peran yang jauh lebih strategis.

Pelumas membantu mengurangi gesekan, melindungi komponen dari keausan, mengendalikan panas, mencegah korosi, serta menjaga kebersihan sistem. Karena itu, kondisi pelumas dapat berpengaruh langsung terhadap keandalan mesin, interval perawatan, risiko penghentian operasi, dan biaya kepemilikan peralatan.

Namun, menggunakan pelumas berkualitas tinggi saja belum cukup. Pelumas yang tepat masih dapat kehilangan kemampuannya apabila terkontaminasi atau ditangani dengan cara yang keliru. Di sinilah pentingnya pengelolaan pelumas secara menyeluruh mulai dari pemilihan produk, penyimpanan, distribusi, pengisian, pemantauan kondisi, hingga evaluasi selama pemakaian.

Kontaminasi: Ancaman yang Sering Tidak Terlihat

Kontaminasi adalah masuknya material asing ke dalam pelumas. Material tersebut dapat berupa partikel padat, air, bahan bakar, produk oksidasi, maupun kontaminan lain yang terbawa dari lingkungan dan proses operasional.

Meski sebagian kontaminan berukuran sangat kecil dan tidak terlihat secara kasatmata, dampaknya terhadap mesin dapat berkembang secara bertahap. Kontaminasi dapat mempercepat keausan, mengganggu pembentukan lapisan pelumas, menyumbat filter, memicu korosi, dan memperpendek usia pakai pelumas maupun komponen.

Tiga jenis kontaminasi yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah kontaminasi partikel, bahan bakar, dan air.

1. Kontaminasi Partikel

  

Partikel dapat berasal dari debu lingkungan, proses keausan komponen, karat, sisa material perawatan, atau wadah dan peralatan pengisian yang tidak bersih.

Ketika berada di antara dua permukaan yang bergerak, partikel keras dapat bekerja seperti material abrasif. Partikel tersebut menggores permukaan komponen dan mempercepat keausan. Pada sistem dengan celah komponen yang sangat kecil, kontaminasi berukuran mikroskopis pun dapat menimbulkan gangguan.

Partikel juga dapat menyebabkan penyumbatan pada filter dan jalur pelumasan. Jika aliran pelumas terganggu, komponen tidak memperoleh perlindungan yang memadai. Akibatnya, temperatur dapat meningkat dan risiko kerusakan mesin menjadi lebih besar.

Pencegahannya dimulai dari hal-hal sederhana:

  • Pastikan drum dan wadah selalu tertutup.

  • Gunakan pompa serta alat transfer yang bersih dan terpasang dengan benar.

  • Hindari penggunaan corong atau wadah terbuka yang dipakai bergantian.

  • Pisahkan peralatan transfer untuk setiap jenis pelumas.

  • Jaga kebersihan area pengisian.

  • Gunakan filter yang sesuai selama proses pemindahan pelumas.

2. Kontaminasi Bahan Bakar

Kontaminasi bahan bakar terjadi ketika bahan bakar yang belum terbakar atau tidak terbakar sempurna masuk ke dalam sistem pelumasan.

Masuknya bahan bakar dapat menurunkan kekentalan pelumas. Ketika viskositas turun, lapisan pelindung di antara permukaan logam menjadi lebih tipis. Kondisi ini dapat meningkatkan gesekan dan mempercepat keausan komponen.

Kontaminasi bahan bakar juga dapat mengurangi kekuatan lapisan pelumas, meningkatkan risiko kerusakan pada bagian mesin yang menerima beban tinggi, serta mendorong terbentuknya endapan atau residu.

Beberapa kondisi mesin yang patut diperiksa antara lain:

  • Sistem pembakaran yang tidak bekerja optimal.

  • Injector atau sistem suplai bahan bakar yang bermasalah.

  • Kebocoran bahan bakar ke ruang pelumasan.

  • Waktu operasi idle yang terlalu panjang.

  • Temperatur kerja mesin yang tidak mencapai kondisi ideal.

Karena penyebabnya tidak selalu terlihat dari luar, pemeriksaan kondisi pelumas dapat membantu mendeteksi masalah sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih mahal.

3. Kontaminasi Air

Air dapat masuk ke dalam pelumas melalui kelembapan udara, kondensasi, kebocoran sistem pendingin, proses pencucian, penyimpanan di tempat terbuka, atau tutup kemasan yang tidak rapat.

Dalam pelumas, air dapat hadir sebagai air terlarut, emulsi, maupun air bebas. Ketiganya perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi performa pelumas dan kondisi komponen.

Kontaminasi air dapat menyebabkan:

  • Korosi dan karat pada permukaan logam.

  • Penurunan kemampuan pelumas membentuk lapisan perlindungan.

  • Perubahan karakteristik aditif.

  • Pembentukan emulsi, lumpur, dan endapan.

  • Penyumbatan filter.

  • Meningkatnya risiko kerusakan pada bearing dan komponen presisi.

  • Memendeknya usia pakai pelumas.

Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kemasan tetap tertutup, menghindari penyimpanan langsung di area terbuka, serta melindungi drum dari hujan dan perubahan temperatur ekstrem.

Penyimpanan Pelumas Merupakan Bagian dari Pemeliharaan Mesin

Pelumas baru belum tentu tetap bersih apabila penyimpanannya tidak dikelola dengan baik. Drum yang diletakkan di area terbuka dapat mengalami paparan hujan, debu, kelembapan, dan perubahan temperatur.

Perubahan temperatur membuat udara di dalam drum mengembang dan menyusut. Jika tutup drum tidak rapat atau posisinya memungkinkan air berkumpul di bagian atas, kelembapan dan air dapat masuk secara perlahan.

Karena itu, pelumas sebaiknya disimpan di ruangan tertutup, sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Area penyimpanan juga perlu ditetapkan sebagai area dilarang merokok dan dilengkapi peralatan pemadam yang sesuai, seperti CO₂, dry chemical, atau foam extinguisher berdasarkan kebutuhan dan standar keselamatan fasilitas.

Drum sebaiknya ditempatkan di atas pallet atau penyangga, bukan langsung di lantai atau tanah. Posisi drum perlu diatur agar tutupnya terlindungi dari genangan air. Penumpukan drum juga harus stabil dan menggunakan alat pemindahan yang tepat untuk mencegah kemasan bocor, penyok, atau rusak.

Hal-hal yang harus dihindari meliputi:

  • Menyimpan drum langsung di area terbuka.

  • Membiarkan tutup drum tidak rapat.

  • Menggunakan pompa yang tidak terpasang dengan baik.

  • Memindahkan drum dengan cara dijatuhkan atau digulingkan secara kasar.

  • Menggunakan alat transfer yang kotor.

  • Mencampur alat transfer untuk produk yang berbeda.

  • Mengabaikan label dan identitas produk.

Prinsip FIFO atau first in, first out juga dapat diterapkan agar produk yang lebih dahulu diterima digunakan lebih dahulu, selama tetap memperhatikan kondisi kemasan dan rekomendasi penyimpanan.

Shell: Lebih dari Sekadar Produk Pelumas

Nilai sebuah pelumas tidak hanya ditentukan oleh produk yang berada di dalam kemasan. Nilai sesungguhnya terlihat ketika pelumas tersebut dipilih dengan tepat, disimpan dengan benar, diaplikasikan sesuai kebutuhan, dan dipantau selama digunakan.

Karena itu, Shell memadukan portofolio pelumas dengan dukungan teknis yang membantu pelanggan mengelola pelumasan secara lebih sistematis.

Dukungan tersebut dapat mencakup:

Shell LubeAdvisor

Dukungan untuk membantu menentukan pelumas yang sesuai dengan jenis mesin, kondisi kerja, temperatur, beban, dan rekomendasi produsen peralatan. Pemilihan yang tepat membantu perusahaan menghindari penggunaan produk yang tidak sesuai sekaligus membuka peluang konsolidasi jenis pelumas.

Shell LubeAnalyst

Layanan pemantauan kondisi pelumas melalui analisis sampel oli. Hasil analisis dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pelumas, tingkat kontaminasi, dan indikasi keausan pada mesin.

Informasi tersebut dapat digunakan sebagai peringatan dini dan menjadi dasar dalam mengambil keputusan pemeliharaan berbasis kondisi, bukan hanya berdasarkan jadwal.

Shell LubeCoach

Pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan tim mengenai pelumasan, penyimpanan, penanganan, kebersihan, pengambilan sampel, dan penerapan praktik pelumasan yang baik.

Dukungan Teknis dan Evaluasi Lapangan

Melalui tenaga teknis dan jaringan distributor, pelanggan dapat memperoleh pendampingan untuk mengevaluasi praktik pelumasan, mengidentifikasi potensi masalah, serta menyusun langkah perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

Ketersediaan dan cakupan setiap layanan dapat berbeda menurut wilayah, jenis usaha, dan kesepakatan layanan.

Dari Harga Produk Menuju Total Cost of Ownership

Dalam pembelian pelumas, harga per liter sering menjadi pertimbangan pertama. Namun, biaya pelumas biasanya hanya merupakan sebagian kecil dari keseluruhan biaya operasional mesin.

Kerugian yang lebih besar dapat berasal dari:

  • Penggantian komponen sebelum waktunya.

  • Waktu henti mesin yang tidak direncanakan.

  • Hilangnya produktivitas.

  • Peningkatan konsumsi energi atau bahan bakar.

  • Penggantian pelumas terlalu cepat.

  • Pekerjaan perawatan darurat.

  • Gangguan terhadap jadwal produksi.

Oleh karena itu, pemilihan pelumas sebaiknya tidak hanya berfokus pada harga awal, melainkan pada nilai yang diberikan sepanjang siklus operasional.

Produk pelumas Shell yang tepat, didukung penyimpanan yang baik, pemantauan kondisi, serta pendampingan teknis, dapat membantu perusahaan membangun sistem pemeliharaan yang lebih terencana. Tujuannya bukan sekadar membeli oli, tetapi menjaga agar aset bekerja lebih andal dan produktif.

Pelumasan yang Baik adalah Investasi pada Keandalan

Kontaminasi pelumas sering dimulai dari persoalan kecil: drum yang dibiarkan terbuka, pompa yang kotor, air yang mengendap di atas kemasan, atau penggunaan wadah transfer yang tidak sesuai. Namun, persoalan kecil tersebut dapat berkembang menjadi keausan, korosi, penyumbatan filter, dan kerusakan komponen.

Karena itu, pengelolaan pelumas harus dilihat sebagai bagian dari strategi pemeliharaan aset.

Dengan produk berkualitas, prosedur penyimpanan yang benar, disiplin kebersihan, serta dukungan purnajual dan keahlian teknis Shell, perusahaan dapat mengambil keputusan pelumasan dengan lebih percaya diri.

Butuh rekomendasi pelumas Shell atau ingin mengevaluasi praktik penyimpanan dan pelumasan di fasilitas Anda?

Hubungi tim kami untuk memperoleh konsultasi produk, dukungan teknis, dan informasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan Anda.

Shell Lubricants bukan hanya melumasi mesin, tetapi membantu menjaga keandalan operasional Anda.

Optimalkan Performa Mesin dengan Shell Blotter Paper: Panduan Praktis Evaluasi Pelumas Tanpa Laboratorium

LUBE TIPS

Optimalkan Performa Mesin dengan Shell Blotter Paper: Panduan Praktis Evaluasi Pelumas Tanpa Laboratorium

Dalam dunia perawatan mesin, terutama untuk kendaraan berat dan alat industri, kondisi pelumas adalah cerminan kesehatan mesin itu sendiri. Namun, tidak semua perusahaan memiliki akses cepat ke laboratorium untuk menguji kualitas oli secara berkala. Di sinilah peran Shell Blotter Paper menjadi sangat penting.

Shell Blotter Paper adalah alat sederhana namun akurat untuk mengevaluasi kondisi pelumas mesin secara langsung di lapangan. Berdasarkan metode ASTM 7899, alat ini membantu teknisi mendeteksi tingkat kontaminasi, dispersansi, dan degradasi pelumas hanya dengan satu tetes oli.


1. Apa Itu Blotter Paper Test?

Blotter Paper Test adalah teknik evaluasi yang mengukur kualitas pelumas berdasarkan pola penyebaran oli pada kertas khusus. Prinsip kerjanya sederhana: cairan oli meresap melalui pori-pori kertas dan membentuk pola yang mencerminkan kondisi internal mesin.

Keunggulan metode ini:

  • Cepat dan mudah dilakukan di lokasi kerja.

  • Tidak memerlukan peralatan laboratorium mahal.

  • Memberikan gambaran awal yang cukup akurat tentang kondisi pelumas dan mesin.

Shell Blotter Paper hadir sebagai solusi praktis untuk teknisi yang ingin memantau kesehatan mesin secara rutin tanpa harus menunggu hasil uji lab.


2. Cara Penggunaan Shell Blotter Paper (Langkah demi Langkah)

Berikut adalah panduan praktis menggunakan Shell Blotter Paper sesuai prosedur standar:

Langkah 1: Ambil Sampel Oli

  • Pastikan pengambilan sampel dilakukan dari area yang tersirkulasi pelumas, seperti stik oli (dipstick) .

  • Bersihkan stik oli dengan kain bersih, lalu masukkan kembali ke posisi semula.

Langkah 2: Teteskan Oli ke Kertas

  • Tarik stik oli dan teteskan satu tetes oli ke area tengah kertas Shell Blotter Paper.

Langkah 3: Diamkan Selama 24 Jam

  • Biarkan kertas pada suhu ruangan selama 24 jam agar oli meresap sempurna dan membentuk pola yang stabil.

Langkah 4: Amati Pola Bercak

  • Tempatkan kertas pada meja kromatografi atau di atas lampu untuk memudahkan pengamatan.

  • Perhatikan:

    • Pola bercak

    • Homogenisasi persebaran

    • Warna

    • Garis tepi

    • Transparansi

Langkah 5: Bandingkan dengan Komparator

  • Cocokkan hasil pengamatan dengan komparator Shell Blotter Paper untuk menentukan tingkat kontaminasi dan kondisi pelumas.


3. Interpretasi Hasil Blotter Paper Test

Setelah 24 jam, pola pada kertas akan membentuk empat lingkaran konsentris yang masing-masing memberikan informasi penting:

 
 
LingkaranIndikasi
Lingkaran 1 – Jelaga & Kotoran PadatMenunjukkan kadar soot (jelaga) dan partikel kotoran padat dalam oli. Semakin gelap dan tebal, semakin tinggi kontaminasi.
Lingkaran 2 – Dispersansi & Kondisi PelumasMenggambarkan kemampuan pelumas dalam menyebarkan dan menahan kotoran. Pola yang merata menandakan dispersansi baik.
Lingkaran 3 – Kontaminasi AirAdanya titik atau area basah di luar pola normal menandakan adanya air dalam oli.
Lingkaran 4 – Kontaminasi FuelWarna terang atau pola menyebar tidak normal bisa menandakan adanya campuran bahan bakar dalam oli.

4. Studi Kasus: Shell Blotter Paper pada Engine Baru vs Engine Lama

Dalam pengujian referensi:

  • Engine baru (usia pakai ±14.000 km): Pola blotter menunjukkan dispersansi yang baik, sedikit jelaga, dan tidak ada kontaminasi air atau fuel.

  • Engine lama (usia pakai ±300.000 km): Pola blotter menunjukkan peningkatan jelaga, penurunan dispersansi, dan mulai terlihat tanda-tanda kontaminasi.

Dengan Shell Blotter Paper, teknisi dapat mendeteksi perubahan ini lebih awal dan mengambil tindakan pencegahan sebelum terjadi kerusakan besar.


5. Mengapa Shell Blotter Paper adalah Pilihan Tepat?

  • Akurat dan Terstandar: Mengacu pada metode ASTM 7899 yang diakui secara internasional.

  • Ekonomis: Menghemat biaya pengujian laboratorium tanpa mengorbankan kualitas informasi.

  • Mudah Digunakan: Dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, tanpa pelatihan khusus.

  • Hasil Cepat: Cukup 24 jam untuk mendapatkan gambaran kondisi mesin secara visual.


6. Tips & Trik Perawatan Mesin dengan Shell Blotter Paper

  1. Lakukan uji blotter secara rutin, misalnya setiap 2.000–5.000 km operasi.

  2. Simpan hasil blotter untuk dibandingkan dengan periode sebelumnya guna memantau tren penurunan kualitas pelumas.

  3. Kombinasikan dengan layanan Shell LubeAnalyst untuk analisis lebih mendalam jika ditemukan indikasi awal kerusakan.

  4. Gunakan pelumas Shell yang sesuai (seperti Rimula, Tellus, atau Corena) untuk memastikan performa optimal dan hasil blotter yang baik.


Kesimpulan

Shell Blotter Paper adalah alat andal yang membantu Anda menjaga kesehatan mesin secara proaktif. Dengan metode sederhana ini, Anda dapat mendeteksi masalah sejak dini—mulai dari kontaminasi air, fuel, hingga penurunan kualitas pelumas—tanpa harus menunggu hasil lab.

Jangan biarkan mesin Anda bermasalah tanpa diketahui. Gunakan Shell Blotter Paper secara rutin dan rasakan manfaatnya!

Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan Shell Blotter Paper, kunjungi website PT. Cahaya Pengajaran Abadi 

 
 

Shell Tellus

LUBE TIPS

Shell Tellus: Tips & Trik Memilih Pelumas Hidrolik yang Tepat untuk Sistem yang Lebih Efisien dan Awet

Shell Tellus: Tips & Trik Memilih Pelumas Hidrolik yang Tepat untuk Sistem yang Lebih Efisien dan Awet

Sistem hidrolik adalah pusat dari banyak mesin alat berat, mesin produksi, dan peralatan industri. Performanya yang mulus dan andal sangat bergantung pada satu komponen kritis: pelumas hidrolik. Memilih oli hidrolik yang salah dapat menyebabkan keausan dini, kerusakan komponen, downtime yang mahal, dan efisiensi yang menurun.

Shell Tellus adalah rangkaian pelumas hidrolik premium yang dirancang untuk memberikan perlindungan unggul, stabilitas luar biasa, dan efisiensi operasional yang maksimal. Berikut adalah tips memilih pelumas hidrolik dan alasan kuat mengapa Shell Tellus adalah pilihan terbaik untuk investasi mesin Anda.


1. Pilih Pelumas dengan Stabilitas Oksidasi dan Thermal yang Tinggi

Sistem hidrolik bekerja di bawah tekanan dan suhu tinggi, yang dapat menyebabkan oli terdegradasi dengan cepat dan membentuk kerak (sludge) yang menyumbat katup dan komponen presisi.

  • Mengapa Shell Tellus?
    • Formulasi canggihnya menawarkan stabilitas oksidasi dan thermal yang sangat tinggi, memperpanjang umur oli dan melindungi komponen sistem yang mahal.
    • Tahan terhadap pemecahan bahkan dalam suhu operasi yang ekstrem, menjaga kinerja sistem tetap optimal.

2. Prioritaskan Perlindungan terhadap Keausan

Pompa, motor, dan katup hidrolik sangat rentan terhadap keausan, terutama saat start-up dingin atau di bawah beban berat.

  • Keunggulan Shell Tellus:
    • Dilengkapi dengan aditif anti-keausan (AW) yang membentuk lapisan pelindung pada komponen logam, secara signifikan mengurangi keausan dan memperpanjang masa pakai pompa.
    • Teknologi ini memastikan perlindungan segera, bahkan pada saat tekanan paling tinggi.

3. Pastikan Kemampuan Pemfilteran dan Pelepasan Air yang Excellent

Kontaminasi oleh air dan partikel adalah musuh terbesar sistem hidrolik. Air dapat menyebabkan karat dan mengurangi kemampuan pelumasan oli.

  • Solusi Shell Tellus:
    • Memiliki kemampuan pelepasan air (demulsibility) yang unggul, memungkinkan air dengan cepat dipisahkan dan dikeringkan dari sistem.
    • Menjaga kebersihan sistem dengan meminimalkan pembentukan endapan dan menjaga filter tetap bersih lebih lama.

4. Optimalkan Efisiensi Energi

Viskositas oli yang tidak tepat dapat menyebabkan kehilangan energi yang signifikan melalui gesekan internal dan inefisiensi pompa.

  • Bukti Efisiensi Shell Tellus:
    • Dirancang untuk mempertahankan viskositas yang ideal di berbagai suhu operasi, mengurangi hambatan dan meningkatkan efisiensi energi.
    • Penghematan energi ini langsung berdampak pada pengurangan biaya operasional.

5. Sesuaikan dengan Grade Viskositas yang Direkomendasikan OEM

Selalu gunakan grade viskositas (misal: Tellus S2 V 46, Tellus S4 VX 68) yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mesin Anda. Viskositas yang salah dapat menyebabkan cavitation, keausan, atau overheating.


Studi Kasus: Shell Tellus di Aksi

Sebuah perusahaan kontraktor alat berat di Kalimantan melaporkan hasil luar biasa setelah beralih ke Shell Tellus S4 VX untuk armada excavator mereka:

  • Pengurangan 30% dalam kejadian kegagalan pompa hidrolik.
  • Perpanjangan interval penggantian oli hingga 2x lipat berkat stabilitas oli yang superior.
  • Operasi mesin yang lebih halus dan responsif, bahkan di lingkungan tambang yang berdebu dan lembap.

Mengapa Shell Tellus Lebih Unggul?

  • Perlindungan Superior: Meningkatkan umur komponen sistem hidrolik dan mengurangi downtime.
  • Kinerja Andal: Stabilitas viskositas yang konsisten di segala kondisi.
  • Penghematan Biaya: Mengurangi konsumsi energi, memperpanjang interval pergantian oli, dan mencegah perbaikan yang mahal.
  • Beragam Pilihan: Tersedia dalam berbagai grade (seperti Shell Tellus S2 V, S4 VX, Arctic) untuk memenuhi kebutuhan spesifik suhu dan aplikasi Anda.

Kesimpulan

Memilih Shell Tellus bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan pelumasan; ini adalah investasi strategis dalam keandalan, produktivitas, dan profitabilitas operasional Anda. Dengan teknologi terkini dan performa yang teruji, Shell Tellus memberikan ketenangan pikiran dan hasil yang nyata.

Gunakan pelumas yang tepat untuk meningkatkan operasional peralatan anda!
Kunjungi website PT Cahaya Pengajaran Abadi distributor resmi Shell untuk berkonsultasi dengan ahli pelumas kami dan temukan varian Shell Tellus yang tepat untuk mesin Anda.

 
 
 
 
 

Shell Gadus S3

LUBE TIPS

Shell Gadus S3: Solusi Pelumasan Premium untuk Performa Optimal

Shell Gadus S3 adalah salah satu produk pelumas grease (gemuk) premium yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan aplikasi industri dan otomotif berat. Dengan formula inovatif berbasis lithium kompleks, Shell Gadus S3 menawarkan ketahanan luar biasa terhadap suhu ekstrem, beban tinggi, dan kondisi lingkungan yang keras seperti kelembapan dan kontaminasi air. Artikel ini akan memberikan tips pelumasan, edukasi penggunaan, serta studi kasus nyata yang menunjukkan bagaimana Shell Gadus S3 dapat menjadi solusi ideal bagi konsumen.

Keunggulan Utama Shell Gadus S3

  1. Tahan Suhu Tinggi :
    • Shell Gadus S3 mampu bertahan hingga suhu 150°C tanpa kehilangan sifat pelumasannya, menjadikannya pilihan tepat untuk mesin yang beroperasi dalam kondisi panas.
  2. Ketahanan Terhadap Air :
    • Produk ini memiliki kemampuan tahan air yang sangat baik, sehingga cocok untuk aplikasi di lingkungan basah atau berair seperti pertambangan, pelabuhan, atau industri kelautan.
  3. Perlindungan Korosi :
    • Dilengkapi dengan aditif anti-korosi yang melindungi komponen logam dari kerusakan akibat paparan air atau kelembapan.
  4. Performa Beban Tinggi :
    • Dirancang untuk menahan tekanan dan beban tinggi, membuatnya ideal untuk bearing (bantalan), dan komponen berputar lainnya.
  5. Stabilitas Mekanis :
    • Tidak mudah terpisah atau mengalami pemisahan minyak (oil separation), bahkan setelah periode operasi yang lama.

Lube Tips: Cara Mengoptimalkan Penggunaan Shell Gadus S3

Untuk memastikan performa maksimal dari Shell Gadus S3, berikut adalah beberapa tips penting:

  1. Persiapan Sebelum Aplikasi
  • Bersihkan Komponen : Pastikan permukaan yang akan dilumasi bebas dari kotoran, debu, atau sisa pelumas lama.
  • Pilih Varian yang Tepat :
    • Shell Gadus S3 V220C : Cocok untuk aplikasi suhu tinggi dan beban berat (NLGI 2).
    • Shell Gadus S3 T460 : Direkomendasikan untuk sistem hidrolik dan gear tertutup.
  1. Teknik Aplikasi
  • Manual Greasing : Gunakan grease gun (pompa gemuk) untuk mengaplikasikan secara merata. Pastikan nozzle grease gun bersih dan terhubung dengan baik ke fitting komponen.
  • Sistem Pelumasan Otomatis : Untuk aplikasi industri, gunakan sistem pelumasan terpusat (centralized lubrication system) untuk distribusi yang konsisten.
  • Jumlah Pelumas : Jangan berlebihan. Ikuti panduan produsen untuk volume pelumas yang diperlukan. Over-greasing bisa menyebabkan panas berlebih dan kebocoran.
  1. Frekuensi Pelumasan
  • Kondisi Normal : Sesuaikan dengan rekomendasi produsen mesin atau komponen.
  • Kondisi Ekstrem (beban tinggi, suhu tinggi, kelembaban): Lakukan Re greasing lebih sering.
  1. Penyimpanan yang Benar
  • Simpan grease dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering ,Hindari paparan sinar matahari langsung atau suhu ekstrem.

Mengapa Memilih Shell Gadus S3?

  1. Efisiensi Operasional

Shell Gadus S3 dirancang untuk mengurangi downtime dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan ketahanan terhadap suhu tinggi, beban berat, dan korosi, produk ini memastikan peralatan tetap beroperasi optimal bahkan dalam kondisi ekstrem.

  1. Penghematan Biaya

Grease yang tahan lama mengurangi frekuensi pelumasan berkala, sehingga menghemat waktu dan biaya pemeliharaan. Selain itu, perlindungan korosi membantu memperpanjang umur komponen, mengurangi kebutuhan penggantian.

  1. Ramah Lingkungan

Shell Gadus S3 dirancang untuk mengurangi limbah pelumas dan dampak negatif terhadap lingkungan, menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan produk sejenis.

 

Mengapa Shell Gadus S3 Adalah Pilihan Tepat untuk Anda?

  1. Performa yang Terbukti

Dengan studi kasus nyata di industri pertambangan, Shell Gadus S3 telah terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi downtime. Produk ini juga telah digunakan di berbagai sektor seperti manufaktur, transportasi, dan konstruksi dengan hasil yang sama memuaskan.

  1. Keandalan dalam Kondisi Ekstrem

Apakah Anda beroperasi di lingkungan dengan suhu tinggi, kelembapan tinggi, atau paparan air, Shell Gadus S3 dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal bahkan dalam kondisi paling menantang.

  1. Dukungan Teknis dari PT. Cahaya Pengajaran Abadi
  2. Cahaya Pengajaran Abadi menawarkan dukungan teknis yang komprehensif untuk membantu Anda memilih produk yang tepat dan memastikan aplikasi yang optimal. Tim ahli PT. Cahaya Pengajaran Abadi siap membantu Anda dalam setiap tahap implementasi.

Shell Gadus S3 adalah solusi pelumasan premium yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memberikan penghematan biaya jangka panjang. Dengan fitur unggulan seperti ketahanan suhu tinggi, perlindungan korosi, dan stabilitas mekanis, produk ini telah terbukti menjadi pilihan andal bagi berbagai industri. Jika Anda mencari pelumas grease yang dapat meningkatkan performa peralatan Anda, Shell Gadus S3 adalah jawabannya.

Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi teknis, hubungi Technical Support PT. Cahaya Pengajaran Abadi. Jadikan PT. Cahaya Pengajaran Abadi sebagai mitra andal Anda dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis! 🚧⚙️

Recent Post

Pesan Keselamatan Kerja

Customer Gathering 2022 – CPA02

Customer Gathering 2022 - CPA02

CPA Menjalin Partnership Lebih Erat Melalui Customer Gathering Pasca Pandemi

MAKASSAR– PT Shell Indonesia melalui PT Cahaya Pengajaran Abadi (CPA) sebagai Authorized Distributor menggelar acara Customer Gathering yang mengusung tema “Bersama Bangkit Dari Tantangan”. Acara ini dilaksanakan pada Kamis , 27 Oktober 2022 pukul 09.00 – 13.00 WITA di Ballroom Harper Hotel, Makassar. Mitra kerja yang diundang berasal dari berbagai latar belakang mulai dari Construction, Mining, dan Fleets berbaur menjadi satu dalam kemeriahan acara ini.

 

“Acara ini akan menjadi awal mula kami (CPA & Shell) untuk mendekatkan diri kembali pasca pandemi yang melanda Indonesia 2 tahun terakhir. CPA ingin kembali menjalin ikatan yang lebih erat dengan mitra kerja untuk bersama bangkit dari tantangan”. Ujar Yoga Ganesha selaku General Manager CPA pada saat memberikan opening speech. “Partnership adalah tujuan CPA dalam menjalin bisnis dengan para customernya sehingga bukan hanya lubricant yang kami supply tetapi kami juga bertanggung jawab sampai dengan end to end services” tambahnya.

 

Hadir dalam acara ini Bapak Susandy sebagai Regional Sales Manager PT Shell Indonesia yang menjelaskan bagaimana Shell berinvestasi dalam solusi energi rendah karbon dan teknologi canggih, seperti teknologi yang meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi sehingga dapat memberikan dampak yang lebih baik bagi lingkungan.

 

Dalam acara ini Bapak Mursidin sebagai Technical Manager CPA, mengupas tuntas mengenai tantangan biodiesel dalam pelumas. Beliau menjelaskan, melalui riset dan uji teknis, pelumas Shell dapat digunakan/kompatibel dengan aplikasi biodiesel dan bahkan memberikan nilai tambah dengan meningkatkan performa dari engine dan mendapatkan efisiensi dalam penggunaannya. Selain itu, beliau juga menjelaskan cara memilih grease (gemuk) yang tepat untuk aplikasi di fleet, construction maupun mining.

Di samping itu, bentuk layanan CPA kepada mitra kerja yang hadir berasal dari berbagai daerah, seperti Makassar, Palu, hingga Kendari tidak hanya sebagai distributor pelumas, melainkan juga services yang dapat membuat para customer memiliki Reason to Believe yang tinggi pada penggunaan pelumas yang tepat. Services tersebut di antaranya adalah Video Lube Check, Lube Analyst, dan juga Blotter Paper Test yang bisa memberikan gambaran kepada pelaku bisnis seberapa baik pelumas dapat melindungi keausan dan membersihkan kotoran yang terjadi akibat pembakaran di ruang engine.

 

Selain materi, ada juga penyampaian lokal program yang dikhususkan untuk seluruh customer yang hadir. Melalui acara ini, CPA menjamin kesiapan mereka dalam mendukung bisnis mitra kerja yang ada di Sulawesi Selatan dengan pelayan yang terbaik dan mutu yang terjamin.  

-CM

Recent Post

Customer Gathering 2022 – CPA01 Manado

Customer Gathering 2022 - CPA01

Customer Gathering Menjadi Ajang Shell Merapatkan Barisan Pasca Pandemi

MANADO – PT Shell Indonesia melalui PT Cahaya Pengajaran Abadi (CPA) sebagai Authorized Distributor menggelar acara Customer Gathering yang mengusung tema “Bersama Bangkit Dari Tantangan”. Acara ini dilaksanakan pada Jum’at , 21 Oktober 2022 pukul 17:30 – 21:00 WITA di Ballroom Luwansa Hotel, Manado. Mitra kerja yang diundang berasal dari berbagai latar belakang mulai dari Construction, Mining, dan Fleets berbaur menjadi satu dalam kemeriahan acara ini.

“Acara ini akan menjadi awal mula kami (CPA & Shell) untuk mendekatkan diri kembali pasca pandemic yang melanda Indonesia 2 tahun terakhir untuk silaturahim dan menjadi kerjasama yang lebih intens dengan mitra kerja kedepannya”, Ujar Yoga Ganesha selaku General Manager CPA pada saat memberikan opening speech.

Hadir dalam acara ini Bapak Zakir sebagai Technical Manager PT Shell Indonesia, yang mengupas tuntas mengenai peran serta Shell dalam mengembangkan pelumas berteknologi tinggi, yang memberikan added value kepada Total Cost of Ownership para pelaku bisnis.

Di samping itu, bentuk layanan CPA kepada para pelaku bisnis di Manado tidak hanya sebagai distributor pelumas, melainkan juga services yang dapat membuat para customer memiliki Reason to Believe yang tinggi pada penggunaan pelumas yang tepat. Services tersebut di antaranya adalah Video Lube Check, Lube Analyst, dan juga Blotter Paper Test yang bisa memberikan gambaran kepada pelaku bisnis seberapa baik pelumas dapat melindungi keausan dan membersihkan kotoran yang terjadi akibat pembakaran di ruang engine.

Mitra kerja yang hadir juga berasal dari berbagai daerah, seperti Gorontalo, Bitung, hingga Halmahera. Melalui acara ini, CPA menjamin kesiapan mereka dalam mendukung bisnis mitra kerja yang ada di Manado dengan pelayan yang terbaik dan mutu yang terjamin.  

(sumber: Exposenews.id, Manado : https://exposenews.id/2022/10/23/shell-indonesia-dan-cpa-ajak-customer-bersama-bangkit-pasca-pandemi/)

Recent Post

Customer Gathering PT Cahaya Pengajaran Abadi – Kalteng

Customer Gathering PT Cahaya Pengajaran Abadi – Kalteng

Customer Gathering PT Cahaya Pengajaran Abadi (CPA) yang diselenggarakan pada Kamis, 8 September 2022 di Ballroom Aquarius Boutique Hotel – Sampit. Acara tersebut dihadiri oleh 69 partisipan dari 39 mitra kerja CPA. Dengan mengusung tema “Tantangan dan Solusi B30 pada Diesel Engine”, Bapak Cecep (Technical Manager Shell) dan Bapak Mursidin ( Technical CPA) mengupas materi hingga berbicara tentang EURO 4 & Tantangan Biodiesel di Aplikasi Diesel Engine serta portfolio services yang dapat ditawarkan. Dibuka oleh Bapak Yoga Ganesha Selaku General Manager CPA dan Bapak Faris Hadi selaku General Manager Mining Shell. Berbagai hal yang diperoleh dari acara ini, diantaranya: Door Prize, Reward Challenge, Materi Menarik, Demontrasi Lube Video Check, dan local promo dari CPA. Kedepannya acara seperti ini akan mulai dirutinkan kembali setelah sempat vakum semenjak pandemi melanda Indonesia.

Recent Post

SHELL DISTRIBUTOR CONFERENCE (SDC) 2020

SHELL DISTRIBUTOR CONFERENCE (SDC) 2020

SHELL DISTRIBUTOR CONFERENCE (SDC) 2020..

#Best DSM 2019
#Best Hunter 2019
#Best Key Account Penetration 2019
#Best Premium 2019
#Best of The Best Distributor 2019
#PT Cahaya Pengajaran Abadi (CPA)
#Together we go beyond

Recent Post

Service & Products

About

© Copyrights 2018 PT. Cahaya Pengajaran Abadi

Shell Distributor Conference 2019

Shell Distributor Conference 2019

THE AGE OF HEROES – Shell Distributor conference 2019

WINNER DISTRIBUTOR B2C & B2B

Recent Post